` Tokoh dan Watak
·
Nina (Protagonis)
·
Bunga (Protagonis)
·
Tommy (Antagonis)
·
Adit (Protagonis)
·
Pak Ivan (Tritagonis)
·
Ahmad (Tritagonis)
Latar Utama
·
Tempat : Kelas
·
Waktu : Pagi
·
Suasana: Tegang
Judul
“SELALU ADA UNTUKMU”
Tema
PERSAHABATAN”
Naskah Drama :
Selalu ADA UNTUKMU
Jam
sudah menunjukkan pukul 07.30 namun Tommy
baru saja datang ke sekolah. Tommy adalah siswa yang tercedas di kelasnya namun
tetapi belakangan ini dia berubah drastis dari yang sopan, rajin, rendah hati
dan sekarang telah berubah menjadi anak yang malas, sombong, dan sok keren.
Tommy : “Pagi pak Ivan….” (mengetuk
pintu kelas dan masuk)
Pak
Ivan : “Dari
mana saja kamu Tommy jam segini baru saja datang.’’
Tommy : “Pak Ivan yang baik, ini baru pukul
07.30 jangan ngomel-ngomel ntar cepet tua pak…”(sambil melepas kacamata)
Pak
Ivan : “Tommy saya tidak bercanda.”(menjewer
Tommy)
Tommy : “Saya
bercanda pak...”(minta ampun)
Pak
Ivan : “Duduk... !!!”
Tommy : “Iyya, pak”(duduk ke bangkunya)
Pak Ivan : “Ada pr anak-anak???”
Tommy : “Gak ada pak...”
Adit : “Ada pak...lks halaman 20”
Tommy : (kesal,marah).
“Argh..”
Pak Ivan : “Ayo keluarkan pr
kalian!”
Tommy : (mengacungkan jari).
“Maaf pak gak ada,ketinggalan.”
PakIvan : “Tommy!!! (menggertak) Pagi-pagi sudah
bikin saya marah,berdiri kamu didepan sekarang!!!”
Tommy : “Oke, pak...”
Pak
Ivan : “Anak-anak jangan tiru si
Tommy,sudah telat tidak bawa pr lagi...”
Tommy :
(meledek gaya pak Ivan)
(bel istirahat berbunyi...)
Pak
Ivan : “Anak-anak pelajaran selesai
sampai disini dulu. Tommy kamu berdiri disini sampai pulang.(keluar)”
Nina :
“Bunga, sampai kapan ya Tommy bebuat nakal seperti ini.”
Bunga : “Iya ya padahal kan dulu dia pintar,rajin,dan sopan. ”
Nina : “Eh
Dit coba deh kamu nasihatin Tommy.”
Adit :
“Aku…”
Tommy :
“Bagi makanannya dong...”
Bunga : “Nih
ada roti
kamu mau ga??”
Tommy : “(menolak) Ada yang lebih ga enak nggak??”
Nina :
“Tom, kamu ga tau terima
kasih yaa udah minta mana ngejek lagi..”
Adit : “Iyya Tom, kamu sekarang berubah
ga kaya dulu lagi yang pintar
dan sopan.”
Tommy : “Ngapain kamu ikut campur, aku begini
gara-gara iri sama kamu tau gak ha!”
Bunga : “Sudah-sudah, mending kamu keluar dulu
Tom.”
Tommy : “Iya
aku pergi, aku males sama kalian...”
(Pak Ivan tiba-tiba datang)
Pak Ivan : “Eh eh
eh kamu buat masalah lagi yaa...Tom ha!!!”
Adit :
“Enggak pak, Tommy kan anak yang baik pak.”
Tommy :
“Tu kan pak....saya.”(menepuk dada)
Pak
Ivan : “Bapak sampai lupa hari ini kalian pulang lebih awal karena guru
dan karyawan ada rapat.”
Bunga Adit Nina :
“Beneran pak.”
Pak Ivan :
“Benar, segera kemasi barang kalian dan
pulang.”
Bunga
Adit Nina :
“Baik pak.”
(keesokan harinya
sesuatu terjadi pada Tommy)
Bunga : “Eh eh kenapa tuh si Tommy.”
Nina :
“kalian belum tau ya berita
ter up date.”
Adit :
“emang kenapa?? Apa yang
terjadi dengan Tommy?”
Nina :
“kemarin kan rumah nya terbakar
habis karena konsleting listrik”
Bunga :
“kasihan ya dia, semalam dia tidur di mana sampai
kumal seperti itu.”
Ahmad :
“orang seperti itu kamu
kasihani, ga ada untung nya tau.”
Bunga :
“gitu-gitu kan juga teman kita Mad.”
Ahmad :
“ah males temenan sama dia.”
Adit :
“sudah-sudah dari tadi ribut mulu kasian si Tommy,kita temui dia sekarang.”
Tommy :
“teman teman kenapa kalian menemui
ku apa kalian mau menghina ku?”
Bunga : “tidak, bagaimana keadaanmu?”
Tommy : “Aku baik-baik saja.”
Bunga :
“Tom kamu harus bersyukur
karena kamu masih bisa selamat.”
Ahmad :
“Makanya tau diri.”
Adit : “Apa-apaan sih Ahmad jelek-jelek ginikan juga temen kita.
Tom kami janji akan menolongmu”
Bunga : “Ya, kami janji akan
menolongmu. Tapi dengan satu syarat, jangan lagi kamu mengulangi perbuatanmu
ini.”
Tommy : “Ya, aku janji tak akan mengulanginya lagi
.”
Bunga :
“janji?” (sambil berjabat
tangan)
Tommy : “janji.”
Akhirnya mereka bersedia menolong
Tommy dengan berkeliling mengumpulkan dana bagi Tommy dan seketika itu juga
Tommy berubah menjadi seperti dulu lagi yang selalu ceria, rajin, dan sopan. Tamat.
Amanat :
·
Saling tolong
menolong jika salah satu terkena musibah
·
Jadilah anak
yang rendah hati dan berbudi pekerti
·
Iri hati
menyebabkan ke angkaramurkaan
·
Bersahabat
dengan siapa saja walaupun dia sudah melukai hati kita